Wednesday, December 13ITS ALL ABOUT FLORES

INTERVIU

Sebuah rubrik yang mengetengahkan percakapan antara wartawan floreskita dan narasumber tentang suatu hal yang penting bagi pembaca. Orang menamakan sesi ini dengan sebutan spesial interview atau wawancara khusus. Kami menamakannya interviu.

Wawancara Ardy Pukan: Kaka-Kaka Dorang dari Flotim, Ingat Adik-Adikmu di Persebata Sini

Wawancara Ardy Pukan: Kaka-Kaka Dorang dari Flotim, Ingat Adik-Adikmu di Persebata Sini

INTERVIU, NEWS
FLORESKITA.COM | Persebata Lembata bermain secara profesional dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Jika mereka pernah kalah dari Perseftim Flores Timur sang kakak kandungnya, tidak ada yang tahu apa sebabnya. Mungkin tidak semua sepakat bahwa Flotim lolos ke 8 besar karena perjuangan dan kerja keras sang adik, Persebata Lembata. Namun, fakta yang tidak bisa dipungkiri adalah kemenangan mereka melawan SBD yang sebelumnya mengalahkan sang kakak dengan skor memalukan, 6-2 serta mengalahkan Perserond Rote Ndao dengan skor 3-2, adalah jalan lapang, keluar dari lobang jarum bagi sang kakak menuju babak 8 besar. Sudden Death adalah kematian mendadak yang bisa dialami sebuah tim jika dibabak awal harus bersua dengan tim raksasa. Dan kondisi itu pula yang dialami Flores Timur bila Lembata...
Ini Kata Menteri Bambang Brodjonegoro Tentang Wacana Ibukota RI yang Baru

Ini Kata Menteri Bambang Brodjonegoro Tentang Wacana Ibukota RI yang Baru

INTERVIU, NEWS
FLORESKITA.COM | Banyak spekulasi mulai beredar belakangan ini di seputar wacana relokasi ibukota negara keluar dari Jakarta. Namun di jajaran pemerintah pusat, kementerian inilah yang paling berkompeten untuk membahasnya. Lantas, apakah benar rumors yang mulai gencar tentang telah dipilihnya Palangkaraya di Kalimantan Tengah sebagai ibukota negara RI yang baru? Simak wawancara dengan Menteri Perencanaan dan Pembangunan (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, di Jakarta awal pekan ini (8/5/2017) berikut ini: Wacana pemindahan ibu kota kembali muncul sekarang, apa yang sebenarnya sedang disiapkan pemerintah? Pertama begini. Ini harus dibaca sebagai gagasan. Gagasan pemindahan ibu kota. Penyebab macam-macam. Dari dari sisi pemerintahannya sendiri, karena ya pemerintahan di Jakarta...
Ir. Lukas Witak Lipatama: ‘Perasaan Saya Tidak Sakit Jadi Mau Takut Apa?’

Ir. Lukas Witak Lipatama: ‘Perasaan Saya Tidak Sakit Jadi Mau Takut Apa?’

INTERVIU, NEWS
FLORESKITA.COM | Pilkada Lembata 2011 menjadi kenangan buruk bagi Ir. Lukas Witak Lipatama yang ketika itu berpasangan dengan Muhidin Ishak, maju ke gelanggang Pilkada Lembata melalui jalur perseorangan. Pensiunan pejabat di lingkup Pemkab Lembata ini terjegal langkahnya di tahapan tes kesehatan yang dilakukan oleh tim dokter di Kupang. Hari ini, Lukas Witak bersama dengan empat orang pasangan calon lainnya dari Lembata dan 6 pasangan calon dari Flores Timur, sudah berada di Kupang guna mengikuti tes kesehatan yang akan dimulai besok hingga hari Selasa (27/09/2016). FloresKita berkesempatan berbicara dengan sosok yang disebut-sebut sebagai kader yang dipersiapkan oleh politisi gaek mantan bupati Lembata dua periode, Andreas Duli Manuk ini. Kepada FloresKita, Lukas menyampaikan beberapa ...
Misa Arwah Isteri Bupati Lembata, Diguyur Hujan Deras dan Krans Bunga Bertumbangan

Misa Arwah Isteri Bupati Lembata, Diguyur Hujan Deras dan Krans Bunga Bertumbangan

INTERVIU
FLORESKITA.COM | Rumah di Jalan Alamanda Indah 9, Kota Harapan Indah malam tadi tampak berbeda dari biasanya. Di depan pintu, seperti biasa sebagai penanda ada kedukaan, terpasang bendera kuning. Mobil-mobil berderet di sisi kiri dan kanan jalan masuk ke rumah yang di depannya terpasang tenda, ya tenda duka. Inilah rumah megah milik bupati Lembata, Yance Sunur yang tampak seperti baru dibangun. Ia berbeda sendiri dari rumah di sisi kiri-kanan maupun di seberang, yang konon 1-2 rumah diantaranya juga milik bupati asal PDI Perjuangan ini. Mediang Nyonya Veronica Margyati Kandou adalah sosok yang dikenal sangat bersahaja di dua paroki, yakni Paroki Santo Mikhael Kranji dan Paroki Santo Albertus Kota Harapan Indah. Terbukti malam ini, berderet-deret krans bunga ucapan turut berduka cita yan...
Ritual Segang Masyarakat Adat Tana Ai sebagai Pendinginan di Kebun Baru

Ritual Segang Masyarakat Adat Tana Ai sebagai Pendinginan di Kebun Baru

INTERVIU
Penyakit yang menyerang tanaman kerap mengganggu petani.Untuk mengusir hama penyakit,etnis Tana Ai kerap mengadakan ritual Segang yang berfungsi memberi pendinginan dan menghindarkan kebun dari serangan hama penyakit.Bagaimana prosesnya? Penulis : Ebed de Rosary FLORESKITA-Mentari persis berada di atas kepala. Sinarnya menyengat usai rintik hujan membasahi kebun.Siang itu,Sabtu ( 20/2/2016 ) FloresKita menyambangi kampung Wirbou desa Nebe kecamatan Talibura, kabupaten Sikka. Hari itu, sudag 46 hari semenjak digelar ritual Pahe Uma Weru dan Uma Ramut, suku Soge kembali menggelar ritual adat Segang. Segang biasa diadakan di bulan Februari saat Ipun (ikan kecil) pertama,Ipun Loen Goit  atau Ipun penunjuk jalan muncul di kali Nangagete. Pendinginan Proses ritual diawali dengan m
Jaga Pelabuhan Marapokot, Nasib Baik Belum Berpihak ke Keluarga Agus Salim

Jaga Pelabuhan Marapokot, Nasib Baik Belum Berpihak ke Keluarga Agus Salim

INTERVIU
Penulis : Ian Bala  FLORESKITA.COM,-Hidup memang harus dijalankan, walau harapan akan datangnya nasib baik tak kunjung tiba. Inilah yang dialami pasangan suami istri Agus Salim (73) dan  Siti Rahani (45). Ditemui Floreskita.com, di Desa Marapokot, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Minggu (14/02/2016), kedua pasangan ini sedang duduk santai setelah kembali membersihkan kebun yang berada di belakang rumah mereka. Keduanya tinggal dekat Pelabuhan Marapokot sebelah utara kota Mbay. Agus bersama istrinya berasal dari Buton, Sulawesi Tenggara. Sejak tahun 1970, Agus berpindah ke Mbay dan menjadi warga tetap Desa Marapokot Kabupaten Nagekeo. Sejak itu, Agus mulai menetap dan membangun rumah sebagai tempat tinggal mereka. Dengan ukuran panjang 4 meter, lebar 3 meter dan tingg
Vokalis Andal Itu, Mantan Tukang Gulung Kabel Fajar Band

Vokalis Andal Itu, Mantan Tukang Gulung Kabel Fajar Band

INTERVIU
FLORESKITA.COM,- Lazimnya anak-anak yang tinggal dalam satu kompleks pastinya sering berkumpul dan membentuk kelompok, apalagi semuanya tumbuh dalam lingkup kecil, di sekeliling Puskesmas Waiwerang, Adonara. Kawasan itu disebut juga sebagai Muara Sungai, karena letaknya tidak jauh dari muara sungai, lebih tepatnya kali yang memisahkan Waiwerang dan Waiburak. Para pegawai negeri yang bertugas di Puskemas Waiwerang, tinggal di seputaran kawasan itu, sebut saja G. Geo Pari, Adi Senari Beda, Gervas Bolak dan Anis Lazaren. Nama lengkapnya, S. P. Eddy Lazaren namun lebih dikenal dengan Eddy Lazaren adalah vokalis Fajar Band adalah salah satu bocah dari anak-anak keluarga besar Puskesmas Waiwerang yang tumbuh pada era yang sama, bersama-sama dengan Nusantara Bahy dan Opin Bahy. Mereka juga...
Fajar Band di Ambang Usia 50 Tahun dan Kisah Tentang Seekor Kambing

Fajar Band di Ambang Usia 50 Tahun dan Kisah Tentang Seekor Kambing

INTERVIU
FLORESKITA.COM,- Khasanah musik Lamaholot di tingkat nasional, boleh dibilang tak pernah sepi dari regenerasi yang tiada henti. Kiprah mereka pun tidak saja terpaut di tingkat lokal, melainkan sanggup berkibar di ranah nasional, kala itu. Mereka yang sudah dapat menikmati alunan musik pada era 1970-an tentu sudah tidak asing lagi dengan nama kelompok musik De Rozen Group, yang dikomandani oleh MT De Rozari. De Rozen, boleh jadi diambil dari nama belakang atau marga sang pemimpin yang nota bene asli Larantuka, Flores Timur itu. Namun personilnya, berasal dari beberapa wilayah, termasuk dari Ende Flores. De Rozen juga menelorkan biduanita asal nagi yakni Ingrid Fernandez yang pada era 1980-an juga sempat merilis satu album, bekerjasama dengan musisi nasional Bartje van Houten. Memasuk...
Mendaki ke Puncak Bukit, Menemukan Taman Salib Nan Indah

Mendaki ke Puncak Bukit, Menemukan Taman Salib Nan Indah

INTERVIU
FLORESKITA.COM,- Bila bertamasya ke Maumere dan menyambangi pantai pasir putih Kajuwulu yang berjarak sekitar 20 kilometer arah barat kota Maumere, ibukota kabupaten Sikka terasa tak lengkap bila kaki ini tak berpijak di taman puncak bukit Salib. Bukit gersang, elok dipandang saat musim kemarau. Rerumputan kering berwarna coklat  tertidur berbaris, kontras dengan warna bebatuan karang yang berwarna kehitaman. Untuk menikmati indahnya panorama dari puncak bukit dan taman Salib, pengunjung harus berjuang menapaki 500 anak tangga dari pinggir jalan raya di tanjakan selepas pantai Kajuwulu kedua. Tangga yang terbuat dari semen dengan lebar sekitar 30 sentimeter dengan panjang sekitar 60 sentimeter ini menanjak lurus dengan jumlah 200 anak tangga. Sesudahnya anak-anak tangga dib
21 Tahun SOS Children’s Berkarya di Flores, “Harus Ada yang Berhasil”

21 Tahun SOS Children’s Berkarya di Flores, “Harus Ada yang Berhasil”

INTERVIU
Penulis : Ebed de Rosary FLORESKITA,- Waktu seperti angin, dia berlalu begitu cepat. Tak terasa 21 tahun sudah SOS Children Flores hadir di Flores. Berkantor  di jalan raya Magepanda kilometer 14, desa Kolisia kecamatan Magepanda, SOS mulai melakukan karya sosialnya. Desa Taruna ini merupakan areal yang di dalamnya dibangun rumah-rumah tinggal bagi anak-anak asuh. Saban pagi, mobil-mobil milik SOS hilir mudik ke kota Maumere mengantar anak-anak yang tinggal di Desa Taruna yang juga berada di dalam komplek kantor SOS Children’s Flores. Para pengasuh disediakan, untuk mengasuh ratusan anak-anak mulai dari bayi hingga masa kanak-kanak. Agatha Yuliance Poah, asal desa Kolisia yang menjadi salah satu penghuni Desa Taruna menjadi salah seorang yang sejak berusia 5 tahun diasuh SO