Monday, July 16ITS ALL ABOUT FLORES

Diguyur Hujan, Ribuan Peziarah Mengarak Tuan Ma dan Tuan Ana ke Kathedral

Umat sesaat sebelum melakukan prosesi mengatarkan Tuan Meninu menuju Pante Kuce

LARANTUKA – Jika sudah memiliki niat atau ujud khusus yang hendak dipersembahkan dalam ziarah Semana Santa, apapun tantangan pasti mudah untuk diatasi. Begitu yang nampak siang tadi kala ribuan peziarah berarak mengantarkan patung Tuan Ma dan Tuan Ana dari kapelanya untuk disemayamkan di Gereja Kathedral Reinha Rosari Larantuka untuk malam nanti di arak dalam prosesi Jumat Agung. Hujan yang mengguyur di sepanjang perjalanan tak menyurutkan langkah mereka untuk terus bersama dengan kedua junjungan itu hingga masuk ke dalam Kathedral.

Para konfreria yang bertugas pun tampak tidak terpengaruh dengan kondisi alam itu, mereka terus mendaraskan lagu-lagu ratapan dalam bahasa Portugis yang sudah dilantunkan berabad-abad lamanya sejak Semana Santa ini lahir.

Sebelumnya, pagi menjelang siang tadi ribuan umat dan peziarah melakukan prosesi mengantarkan patung Yesus Kanak-Kanak dari kapelanya di Kota, melalui jalur laut menuju Pante Kuce di dekat istana kerajaan Larantuka. Umat dan peziarah memenuhi puluhan kendaraan laut mulai dari kapal hingga perahu dan sampan yang ikut di dalam perjalanan religus ini.

Malam nanti akan diadakan prosesi Jumat Agung dengan rute dimulai dari Kathedral Larantuka hingga berakhir di tempat yang sama. Umat dan peziarah akan mendaraskan doa dan lagu sepanjang perjalanan prosesi itu. Ovos Omnes, ratapan Veronica yang mendapatkan kenangan berupa sketsa wajah Yesus pada kain yang digunakannya untuk menyapu wajah Tuhan Yesus, akan dikumandangkan di sejumlah armida atau perhentian.

Umat berharap, cuaca malam nanti tidak hujan agar perjalanan prosesi lebih khusyuk. (Laporan: Andry Atagoran, Larantuka, Foto: Servas Poso)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *