Monday, June 25ITS ALL ABOUT FLORES

Jaksa Dikejar Terdakwa di PN Larantuka

Suasana di depan PN Larantuka saat terdakwa mengejar jaksa yang berlari menghindari (Foto: NTL)

LARANTUKA – Kasus perjudian bola guling di Larantuka Kabupaten Flores Timur memasuki agenda putusan. Delapan orang terdakwa dihadapkan ke meja hijau di PN Larantuka hari ini (8/12/2017), untuk mendengarkan putusan yang dibacakan majelis hakim. Kedelapan orang dimana lima diantaranya adalah pemain sementara tiga lainnya yang didakwa karena bertindak sebagai bandar dalam sidang tuntutan dituntut 5 bulan dan 6 bulan oleh jaksa penuntut.

Putusan pengadilan yang menghukum lima orang sebagai pemain, sama dengan tuntutan jaksa. Namun untuk tiga orang lainnya, mereka kaget lantaran dituntut enam bulan penjara namum hakim memutus 12 bulan penjara. Putusan ini membuat persidangan ricuh. Terdakwa yang tidak puas atas putusan, bangun dan sontak menyerang jaksa penuntut.

Jaksa penuntut, Budi Raharja dan Hendra Meylana lari keliling pengadilan Negeri Latantuka untuk menyelematkan diri. Pelaku penyerangan yang diketahui bernama Nikolaus Jogo Diaz menyerang jaksa penuntut karena menurutnya jaksa penuntut sebelum putusan dibacakan sudah menjanjikan bahwa putusan tidak sampai 12  bulan.

“Saya tidak puas dengan putusan ini karena sebelumnya jaksa menjanjikan putusan tidak sampai satu tahun,” ungkap Niko kesal.

Aksi kejar-kejaran ini akhirnya berhenti setelah aparat kepolisian bertindak untuk mengamankan Nikolaus ke dalam ruang tahanan pengadilan. Sementara jaksa penuntut dikawal oleh aparat kepolisian memutuskan pulang ke kantor kejaksaan Negeri Kabupaten Flores Timur.

Sidang putusan yang awalnya berjalan dalam kondisi aman dan terkendali ini pada akhirnya harus ricuh karena putusan yang lebih tinggi dari tuntutan jaksa. Hal ini memang tidak lazim namun tidak salah karena pertimbangan majelis hakim. (AS/Foto: NTL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *